Laman

Semua Ini Tentang Ewi

Foto saya
Makassar, Makassar, Indonesia
Gadis dengan jilbab dikepalanya dan imajinasi tak terbatas di dalam pikirannya.

Doa dalam Kepepet

Bismillah...
Sepertinya akhir-akhir ini saya lebih sering menjadi pengamat di dunia blog dibanding membuat karya sendiri. saya sama sekali tidak berniat untuk berhenti menulis disini, TIDAK. Saya hanya sedang tidak mood saja, lebih senang menulis dalam karakter yang terbatas di twiiter maupun koprol. Lebih tertantang.
Lagipula tulisanku memang tidak terlalu menarik untuk dibaca. Masih banyak kesalahan disana sini, jadinya orang akan malas membacanya. Mungkin cuma saya yang menikmati alur tulisanku ini, karna memang cuma saya yang mengerti apa dan bagaimana sebenarnya maksudnya, iya kan?
Dear blogy...
Alhamdulillah sudah ada beberapa Mid yang kuselesaikan untuk minggu ini. Untuk mid hari ini, saya benar-benar terkesima dengan sebuah kekuatan doa.
Doa ku dan tentu mama yang kuminta mendoakanku beberapa saat sebelum berangkat ujian.
Semuanya memang kesalahan saya, malamnya saya belajarnya setengah-setengah, terlalu capek sampai akhirnya ketiduran. Menjelang shubuh baru terbangun lagi, cuma tersisa beberapa jam untuk mengulangi materi ujian sebanyak 4 Bab untuk setiap mata ujianku hari itu.
Blank. Benar-benar buntu. Shubuhnya semuanya kembali kupasrahkan kepada Sang Pemilik Ilmu, bagaimana nanti hasilnya cuma Dia yang tahu.
Beberapa saat menjelang soal dibagikan.. doa itu kembali terucap. Lebih khusyu dari sebelumnya, mungkin karna rasa takut, bimbang dan tidak tahu yang membuatku benar-benar pasrah. Berharap ujianku ini dimudahkan olehNya.
Dan....
hasilnya alhamdulillah.. Dia menjawabnya. Dia mengabulkan semua doaku pagi ini. Dari 25 nomor, saya hanya menyisakan 2 nomor saja untuk dikosongkan. Dan ujian selanjutnya, juga menyisakan 2 nomor yang tidak terjawab.
"The Power of KEPEPET"
Kau pernah merasakannya juga kah?
Selama kuliah 2 tahun disini, kejadian seperti ini mungkin sudah terulang beberapa kali, tapi baru sekarang saya benar-benar merasakan betapa Dia menjejalkan ilmuNya dikepalaku dalam waktu yang teramat singkat. Dia memang sangat sayang padaku, dan tentu saja pada kita semua.
Dear Allah...
Terimakasih untuk setiap bantuanMu hari ini, hari-hari sebelumnya dan hari-hariku yang akan datang. Meskipun saya ini tidak bisa dikatakan anak yang shalehah..tapi Engkau masih bermurah hati mengabulkan doa-doa hamba.
terimakasih Tuhan.
Entah bagaimana nasib hamba jikasaja Engkau tidak ikut campur...
salam sayang untukmu Allah.. xoxoxo

5 komentar:

{ KOPI } at: 23 April 2011 10.35 mengatakan...

i like it..
jangan lupa kunjungi blog saya y..
redaksikopi.blogspot.com

{ Enno } at: 25 April 2011 11.11 mengatakan...

apa kabar ewi? ternyata lagi ujian ya? semoga sukses ya :)

{ Ewi } at: 28 April 2011 06.48 mengatakan...

kopi: ok okok
mbak enno: makasih mbak :))

{ annisaningrum } at: 16 Agustus 2011 13.36 mengatakan...

klo Nisa baca, poinnya adalah doa dikabulkan ketika manusia merasa pasrah kepadaNya..tidak ad lagi tempat bergantung selain padaNya..begitukah..? :)

{ Uchank } at: 17 Agustus 2011 16.09 mengatakan...

sering doa pas kepepet aja ya :D
slm kenal;

Poskan Komentar